Jumat, 17 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
akibat malas minum air putih
Tidak
sedikit orang yang malas
minum air putih terutama di
ruangan atau daerah dingin
karena merasa tidak haus.
Sebaiknya jangan turuti
perasaan malas minum air
putih karena tubuh yang akan
menanggung akibatnya.
Air adalah komponen
terbesar di dalam tubuh
manusia. Kandungannya
bervariasi sesuai usia.
Kandungan air pada bayi 80
persen, orang dewasa sebesar
60 persen dan pada usia lanjut
atau di atas 65 tahun sebesar
50 persen.
Air juga merupakan zat gizi
penting bagi kesehatan tubuh
karena berperan sebagai
pelarut, katalisator, pelumas,
pengatur suhu tubuh serta
penyedia mineral dan
elektrolit.
Banyaknya air yang
dibutuhkan seseorang
berbeda-beda tergantung
pada ukuran tubuh orang
tersebut dan apa yang
dianggap sesuai untuk
tubuhnya.
Meski kebutuhan air tiap
orang berbeda menurut
Profesor Hiromi Shinya MD,
pakar enzim yang juga guru
besar kedokteran di Albert
Einstein College of Medicine
AS, usahakan tubuh untuk
mendapatkan pasokan air 6-8
gelas per hari (1,5-2 liter)
untuk orang dewasa.
Berikut akibat jika malas
minum air putih seperti
dilansir American College of
Sports Medicine, Kamis
(2/12/2010):
1. Ketika pasokan air minim
tubuh akan mengalami
kekurangan air atau
dehidrasi. Dehidrasi ini
menyebabkan cairan di otak
akan menurun, asupan
oksigen yang harusnya
mengalir ke otak pun
berkurang. Akibatnya, sel-sel
otak menjadi tidak aktif dan
berkembang, bahkan bisa
menciut.
2. Komposisi otak terdiri atas
cairan, dan ketika otak tidak
mendapatkan asupan air yang
cukup akan terjadi gangguan
fungsi kognitif (kepandaian) di
otak. Otak tidak bisa
menjalankan fungsi
normalnya lagi, terutama
fungsi kognitif yaang akhirnya
membuat seseorang menjadi
lemot, gampang lupa, dan
tidak konsentrasi.
3. Dehidrasi yang dialami
tubuh bisa menyebabkan
gejala mulai dari yang ringan
dan sedang seperti lelah,
haus, tenggorokan kering,
badan panas, sakit kepala, air
kencing pekat, denyut nadi
cepat, hingga gejala berat
seperti halusinasi dan
kematian.
4. Rentan terkena infeksi
kandung kemih karena
bakteri tidak bisa keluar
akibat kurang minum. Gejala
infeksi kandung kemih ini bisa
berupa suhu badan yang
sedikit meningkat, rasa nyeri
terutama saat akhir buang air
kecil, perasaan ingin buang
air kecil yang tidak dapat
ditahan, nyeri tekan di atas
tulang kemaluan. Kadang
kala terdapat darah dalam
urine.
5. Perempuan harus lebih
banyak mengonsumsi air
karena panjang saluran
kemihnya lebih pendek
dibanding laki-laki. Banyak
minum air akan membantu
bakteri keluar dari saluran
kemih dan mengurangi risiko
infeksi kandung kemih.
6. Kulit jadi kusam karena
kurang minum membuat
aliran darah kapiler di kulit
juga tidak maksimal.
7. Kurang minum air putih
bisa mengganggu fungsi ginjal
karenanya air penting untuk
mencegah batu ginjal. Dengan
cukup air maka komponen
pembentuk batu ginjal
menjadi lebih mudah luruh
bersama buang air kecil.
sedikit orang yang malas
minum air putih terutama di
ruangan atau daerah dingin
karena merasa tidak haus.
Sebaiknya jangan turuti
perasaan malas minum air
putih karena tubuh yang akan
menanggung akibatnya.
Air adalah komponen
terbesar di dalam tubuh
manusia. Kandungannya
bervariasi sesuai usia.
Kandungan air pada bayi 80
persen, orang dewasa sebesar
60 persen dan pada usia lanjut
atau di atas 65 tahun sebesar
50 persen.
Air juga merupakan zat gizi
penting bagi kesehatan tubuh
karena berperan sebagai
pelarut, katalisator, pelumas,
pengatur suhu tubuh serta
penyedia mineral dan
elektrolit.
Banyaknya air yang
dibutuhkan seseorang
berbeda-beda tergantung
pada ukuran tubuh orang
tersebut dan apa yang
dianggap sesuai untuk
tubuhnya.
Meski kebutuhan air tiap
orang berbeda menurut
Profesor Hiromi Shinya MD,
pakar enzim yang juga guru
besar kedokteran di Albert
Einstein College of Medicine
AS, usahakan tubuh untuk
mendapatkan pasokan air 6-8
gelas per hari (1,5-2 liter)
untuk orang dewasa.
Berikut akibat jika malas
minum air putih seperti
dilansir American College of
Sports Medicine, Kamis
(2/12/2010):
1. Ketika pasokan air minim
tubuh akan mengalami
kekurangan air atau
dehidrasi. Dehidrasi ini
menyebabkan cairan di otak
akan menurun, asupan
oksigen yang harusnya
mengalir ke otak pun
berkurang. Akibatnya, sel-sel
otak menjadi tidak aktif dan
berkembang, bahkan bisa
menciut.
2. Komposisi otak terdiri atas
cairan, dan ketika otak tidak
mendapatkan asupan air yang
cukup akan terjadi gangguan
fungsi kognitif (kepandaian) di
otak. Otak tidak bisa
menjalankan fungsi
normalnya lagi, terutama
fungsi kognitif yaang akhirnya
membuat seseorang menjadi
lemot, gampang lupa, dan
tidak konsentrasi.
3. Dehidrasi yang dialami
tubuh bisa menyebabkan
gejala mulai dari yang ringan
dan sedang seperti lelah,
haus, tenggorokan kering,
badan panas, sakit kepala, air
kencing pekat, denyut nadi
cepat, hingga gejala berat
seperti halusinasi dan
kematian.
4. Rentan terkena infeksi
kandung kemih karena
bakteri tidak bisa keluar
akibat kurang minum. Gejala
infeksi kandung kemih ini bisa
berupa suhu badan yang
sedikit meningkat, rasa nyeri
terutama saat akhir buang air
kecil, perasaan ingin buang
air kecil yang tidak dapat
ditahan, nyeri tekan di atas
tulang kemaluan. Kadang
kala terdapat darah dalam
urine.
5. Perempuan harus lebih
banyak mengonsumsi air
karena panjang saluran
kemihnya lebih pendek
dibanding laki-laki. Banyak
minum air akan membantu
bakteri keluar dari saluran
kemih dan mengurangi risiko
infeksi kandung kemih.
6. Kulit jadi kusam karena
kurang minum membuat
aliran darah kapiler di kulit
juga tidak maksimal.
7. Kurang minum air putih
bisa mengganggu fungsi ginjal
karenanya air penting untuk
mencegah batu ginjal. Dengan
cukup air maka komponen
pembentuk batu ginjal
menjadi lebih mudah luruh
bersama buang air kecil.
Kenali berbagai jenis dan penyebab sakit kepala.
Jangan
anggap remeh sakit kepala,
bisa jadi sakit kepala
merupakan gejala penyakit
serius. Sebelum Anda
khawatir, lebih baik kenali
beberapa jenis dan penyebab
sakit kepala terlebih dahulu.
"Seseorang yang sering sakit
kepala harus rajin
membicarakannya dengan
dokter mereka. Pada
gilirannya, dokter mereka
dapat membuat diagnosis
yang benar dari jenis sakit
kepala yang diderita oleh
pasien," kata Steven P.
Herzog, MD, seorang ahli
saraf menghadiri di Baylor
University Medical Center di
Dallas.
Seperti yang dikutip dari
everydayhealth, ada empat
jenis sakit kepala dan
penyebabnya yang perlu Anda
ketahui. Berikut jenis-jenis
sakit kepala tersebut.
1. Tipe tensi
Sakit kepala ini hampir
dialami oleh semua orang
dengan intensitas ringan
hingga sedang. Biasanya sakit
kepala ini konstan dan
berdenyut-denyuy pada kedua
sisi kepala dan belakang
leher. Hal ini dikarenakan
adanya ketegangan otot-otot
yang menegang di leher,
pundak, kulit kepala, atau
rahang. Penyebabnya bukan
hanya sekadar cara duduk
yang salah, tetapi juga stres,
gelisah, atau depresi.
2. Tipe hormon
Sakit kepala ini banyak
diderita oleh wanita saat
menstruasi, baik saat PMS
atau saat Anda sedang
menstruasi. Sakit kepala ini
sering dikaitkan dengan
migrain, nyeri pada satu sisi
kepala, mula dan muntah.
Biasanya penderita lebih peka
terhadap cahaya, suara, dan
bahkan sentuhan.
3. Tipe cluster
Biasanya sakit kepala ini lebih
banyak diderita oleh pria
daripada wanita. Sakit kepala
ini sangat intens dan
berlangsung antara 30 dan 45
menit. Sakit kepala jenis ini,
kebanyakan datang secara
tiba-tiba tanpa adanya gejala
terlebih dahulu. Biasanya
terjadi pada satu sisi kepala,
di belakang mata, atau pada
daerah pelipis. Sakit kepala
biasa terjadi pada waktu-
waktu tertentu, seringkali
saat jam-jam tidur, selama
4-8 � minggu.
4. Tipe migren
Fakta menunjukkan bahwa
migren yang lebih banyak
menyerang wanita dewasa
merupakan sakit kepala tipe
sekunder. Biasanya migren
bersifat kronis, dimana
serangannya akan datang
berulangkali. Sakit yang
disebabkan migren biasanya
berdenyut dan menusuk,
umumnya terjadi pada satu
sisi, tetapi juga dapat
mempengaruhi kedua sisi
kepala. Rasa sakit itu
disebabkan oleh pembesaran
pembuluh darah di dalam
kepala.
anggap remeh sakit kepala,
bisa jadi sakit kepala
merupakan gejala penyakit
serius. Sebelum Anda
khawatir, lebih baik kenali
beberapa jenis dan penyebab
sakit kepala terlebih dahulu.
"Seseorang yang sering sakit
kepala harus rajin
membicarakannya dengan
dokter mereka. Pada
gilirannya, dokter mereka
dapat membuat diagnosis
yang benar dari jenis sakit
kepala yang diderita oleh
pasien," kata Steven P.
Herzog, MD, seorang ahli
saraf menghadiri di Baylor
University Medical Center di
Dallas.
Seperti yang dikutip dari
everydayhealth, ada empat
jenis sakit kepala dan
penyebabnya yang perlu Anda
ketahui. Berikut jenis-jenis
sakit kepala tersebut.
1. Tipe tensi
Sakit kepala ini hampir
dialami oleh semua orang
dengan intensitas ringan
hingga sedang. Biasanya sakit
kepala ini konstan dan
berdenyut-denyuy pada kedua
sisi kepala dan belakang
leher. Hal ini dikarenakan
adanya ketegangan otot-otot
yang menegang di leher,
pundak, kulit kepala, atau
rahang. Penyebabnya bukan
hanya sekadar cara duduk
yang salah, tetapi juga stres,
gelisah, atau depresi.
2. Tipe hormon
Sakit kepala ini banyak
diderita oleh wanita saat
menstruasi, baik saat PMS
atau saat Anda sedang
menstruasi. Sakit kepala ini
sering dikaitkan dengan
migrain, nyeri pada satu sisi
kepala, mula dan muntah.
Biasanya penderita lebih peka
terhadap cahaya, suara, dan
bahkan sentuhan.
3. Tipe cluster
Biasanya sakit kepala ini lebih
banyak diderita oleh pria
daripada wanita. Sakit kepala
ini sangat intens dan
berlangsung antara 30 dan 45
menit. Sakit kepala jenis ini,
kebanyakan datang secara
tiba-tiba tanpa adanya gejala
terlebih dahulu. Biasanya
terjadi pada satu sisi kepala,
di belakang mata, atau pada
daerah pelipis. Sakit kepala
biasa terjadi pada waktu-
waktu tertentu, seringkali
saat jam-jam tidur, selama
4-8 � minggu.
4. Tipe migren
Fakta menunjukkan bahwa
migren yang lebih banyak
menyerang wanita dewasa
merupakan sakit kepala tipe
sekunder. Biasanya migren
bersifat kronis, dimana
serangannya akan datang
berulangkali. Sakit yang
disebabkan migren biasanya
berdenyut dan menusuk,
umumnya terjadi pada satu
sisi, tetapi juga dapat
mempengaruhi kedua sisi
kepala. Rasa sakit itu
disebabkan oleh pembesaran
pembuluh darah di dalam
kepala.
Sabtu, 27 November 2010
Banyak pria yang ingin
meningkatkan energi
dan hasrat seksual
dengan berbagai cara,
tetapi hanya sedikit
yang peduli untuk
merawat kesehatan
organ intimnya. Padahal
kesehatan organ
kelamin pria juga
memainkan peran
penting dalam
kesehatan umum.
Bagaimana membuat
organ kelamin pria
tetap sehat dan kuat?
Dilansir Livestrong,
Sabtu (27/11/2010), ada
beberapa vitamin dan
herbal yang bisa
digunakan untuk
menjaga organ kelamin
pria tetap sehat dan
kuat, antara lain:
1. Vitamin E
Vitamin E merupakan
vitamin yang penting
untuk menjaga
kesehatan kelamin pria,
terutama yang
menderita penyakit
Peyronie, yaitu kondisi
yang ditandai oleh plak
atau benjolan keras,
yang terbentuk pada
jaringan ereksi penis.
Jaringan bekas luka atau
plak pada jaringan
abnormal penis dapat
menyebabkan rasa sakit
ketika penis ereksi atau
orgasme.
Meskipun tidak ada
obat untuk penyakit
Peyronie, dokter
biasanya
merekomendasikan
obat, suntikan atau
operasi untuk
membantu meringankan
gejala. Vitamin E juga
dapat membantu
meringankan gejala.
2. Gingko Biloba
Gingko biloba telah
lama digunakan sebagai
ramuan obat untuk
mengobati gangguan
peredaran darah. Untuk
alasan ini, gingko biloba
dapat membantu
meningkatkan
kesehatan penis dengan
meningkatkan sirkulasi
ke organ. Hal ini
khususnya memainkan
peran dalam
pengobatan disfungsi
ereksi.
3. Vitamin C
Mengkonsumsi
suplemen vitamin C atau
mengubah diet untuk
memasukkan lebih
banyak makanan kaya
vitamin C, dapat
menawarkan banyak
manfaat bagi kesehatan
seksual. Vitamin C
memainkan peran
penting dalam tubuh
untuk tumbuh dan
memperbaiki jaringan di
seluruh tubuh, termasuk
pada penis.
Tubuh membutuhkan
vitamin C untuk
membantu membuat
kolagen, yaitu protein
yang membuat
pembuluh kulit dan
darah, keduanya banyak
terdapat di organ
seksual. Untuk itu,
orang yang memiliki
masalah seksual seperti
disfungsi ereksi,
ejakulasi dini atau
masalah dengan hasrat
seksual, vitamin C dapat
membantu.
MayoClinic.com juga
mengungkapkan bahwa
kekurangan vitamin C
dapat menyebabkan
jumlah sperma menjadi
lebih sedikit, yang pada
akhirnya dapat
berkontribusi terhadap
infertilitas
(ketidaksuburan).
4. Ginseng
Tanaman ginseng yang
sering ditemui dalam
bentuk teh memainkan
peranan dalam menjaga
kesehatan penis dengan
beberapa cara. Menurut
National Institutes of
Health National Center
for Complementary and
Alternative Medicine,
ginseng dapat
digunakan untuk
meningkatkan stamina
dan mengobati disfungsi
ereksi.
meningkatkan energi
dan hasrat seksual
dengan berbagai cara,
tetapi hanya sedikit
yang peduli untuk
merawat kesehatan
organ intimnya. Padahal
kesehatan organ
kelamin pria juga
memainkan peran
penting dalam
kesehatan umum.
Bagaimana membuat
organ kelamin pria
tetap sehat dan kuat?
Dilansir Livestrong,
Sabtu (27/11/2010), ada
beberapa vitamin dan
herbal yang bisa
digunakan untuk
menjaga organ kelamin
pria tetap sehat dan
kuat, antara lain:
1. Vitamin E
Vitamin E merupakan
vitamin yang penting
untuk menjaga
kesehatan kelamin pria,
terutama yang
menderita penyakit
Peyronie, yaitu kondisi
yang ditandai oleh plak
atau benjolan keras,
yang terbentuk pada
jaringan ereksi penis.
Jaringan bekas luka atau
plak pada jaringan
abnormal penis dapat
menyebabkan rasa sakit
ketika penis ereksi atau
orgasme.
Meskipun tidak ada
obat untuk penyakit
Peyronie, dokter
biasanya
merekomendasikan
obat, suntikan atau
operasi untuk
membantu meringankan
gejala. Vitamin E juga
dapat membantu
meringankan gejala.
2. Gingko Biloba
Gingko biloba telah
lama digunakan sebagai
ramuan obat untuk
mengobati gangguan
peredaran darah. Untuk
alasan ini, gingko biloba
dapat membantu
meningkatkan
kesehatan penis dengan
meningkatkan sirkulasi
ke organ. Hal ini
khususnya memainkan
peran dalam
pengobatan disfungsi
ereksi.
3. Vitamin C
Mengkonsumsi
suplemen vitamin C atau
mengubah diet untuk
memasukkan lebih
banyak makanan kaya
vitamin C, dapat
menawarkan banyak
manfaat bagi kesehatan
seksual. Vitamin C
memainkan peran
penting dalam tubuh
untuk tumbuh dan
memperbaiki jaringan di
seluruh tubuh, termasuk
pada penis.
Tubuh membutuhkan
vitamin C untuk
membantu membuat
kolagen, yaitu protein
yang membuat
pembuluh kulit dan
darah, keduanya banyak
terdapat di organ
seksual. Untuk itu,
orang yang memiliki
masalah seksual seperti
disfungsi ereksi,
ejakulasi dini atau
masalah dengan hasrat
seksual, vitamin C dapat
membantu.
MayoClinic.com juga
mengungkapkan bahwa
kekurangan vitamin C
dapat menyebabkan
jumlah sperma menjadi
lebih sedikit, yang pada
akhirnya dapat
berkontribusi terhadap
infertilitas
(ketidaksuburan).
4. Ginseng
Tanaman ginseng yang
sering ditemui dalam
bentuk teh memainkan
peranan dalam menjaga
kesehatan penis dengan
beberapa cara. Menurut
National Institutes of
Health National Center
for Complementary and
Alternative Medicine,
ginseng dapat
digunakan untuk
meningkatkan stamina
dan mengobati disfungsi
ereksi.
Langganan:
Postingan (Atom)


